Hidroponik Perdana

Sejak tahu lewat media sosial facebook bahwa ada salah satu temen di tempat kerja sebelumnya mengadakan pelatihan tentang berkebun Hidroponik, saya langsung chat teman tersebut lewat messenger, untuk menanyakan gimana caranya agar saya dapat berkebun hidroponik di rumah. Alhamdulillah respon nya sangat baik, beliau langsung menerangkan cara-cara atau tahapan-tahapan berkebun hidroponik, mulai dari menyemai - pindah tanam - pemberian nutrisi - dan memanen. Setelah itu beliau menyarankan untuk membuat starterkit hidroponik, karena tidak ada waktu untuk membuat starterkitnya, maka saya langsung beli saja ke teman tersebut, kebetulan dia memang punya starterkit untuk pelatihan hidroponik di rumahnya.

Setelah membeli starterkit tersebut, saya langsung memulai belajar hidroponik, dan berikut photo yang saya ambil pada tanggal 12 Mei 2015 



adalah merupakan semai perdana belajar hidroponik tahap ke-2, karena sebelumnya saya memang sudah mengenal istilah hidroponik sebelumnya sekitar tahun 2010, tapi sayang setelah semai pada tahap 1 tersebut di rumah teman saya dan tidak lama rumah teman saya tersebut dijual, dan akhirnya alat-alat hidroponik nya entah kemana :(

Kembali kecerita sebelumnya, setelah semai waktunya pindah tanam (lama waktu dari semai ke pindah tanam +- 7 hari, tergantung jenis sayuran/ buah-buahan yang di semai), pindah tanam ditandai dengan munculnya daun sejati, minimal ada dua daun sejati. Oiya Sayuran yang pertama saya coba tanam adalah sayuran Pakcoy.

Setelah 8 minggu dari waktu semai, saatnya panen (Masa panen sayuran pakcoy 40 - 60 hari dari HSS)

Photo Semai


Photo Pindah Tanam



Photo Panen



Demikian cerita pengalaman keluarga kami dalam berhidroponik perdana tahap dua, semoga bermanfaat.

Komentar

Postingan Populer