*"AYAH SEBAGAI PENDIDIK UTAMA KELUARGA"*
📚 Resume Kulwapp Jogja HEbAT Community 📚
9 Desember 2016
9 Desember 2016
🔅Narsum : Ust. Adriano
Rusfi
🔅Host : Bunda Siwi
Aryani
🔅Co Host : Bunda Yani
🔅Notulen : Bunda Ratna
📝 *Materi*
Diambil dari status ust. Aad di FB
Sering saya bertanya-tanya : "Kenapa Islam
memperbolehkan laki-laki mu'min menikahi wanita ahli kitab? Bukankah sang ibu
yang kelak akan mendidik anaknya dan akan mendidiknya menjadi ahli kitab
pula?"
Tapi belakangan saya sadari : "Tidak... Karena pendidik
utama anak-anak dalam Islam adalah AYAHNYA!!!" Sedangkan ibunya adalah
pelaksana harian...
🔴 *Sesi tanya jawab*
1⃣ Bunda Elya - Muntok Babel
Assalamu'alaikum Ustadz Aad...
1. Yg tergolong sbg ahli kitab contoh nya siapa ya ustadz?
Sy pernah dengar ahli kitab itu ada nya pd masa nabi klu sekarang sdh ngak ada
lagi, maka nya kita mkn sembelihan ahli kitab boleh dahulu masa nabi apa betul
begitu ustadz?
2. Terus mengenai pendidik utama anak, klu seorg anak yg
ditinggal bpk nya dan yg mendidik ibu cenderung anak berhasil, tpi klu anak
ditinggal ibu dan ikut bpk banyak yg kurang berhasil, itu yg suka terjadi
dilapangan gimana ustadz?
Jazakumullah khairon khatsiro ustadz...
⏩ Bunda Elya di Muntok :
1. Ada beberapa pandangan tentang Ahlul Kitab. Ada yang
bilang saat ini masih ada, ada juga yang bilang sudah nggak ada. Tapi pandangan
manapun semuanya bersikap sama tentang Ahli Kitab : bahwa mereka adalah kafir.
Artinya, menikahi wanita Ahli Kitab (jika masih ada)adalah menikahi wanita
kafir.
2. Mungkin istilahnya bukan ayah sebagai pendidik utama,
tapi ayah sebagai penanggung jawab pendidikan utama. Karena ayah maupun ibu
adalah pendidik utama.
Nah, jika anak dididik ayah gagal tapi dididik ibu berhasil,
yang salah adalah ayahnya, karena tak mendalami ilmu pendidikan anak
(parenting). Mungkin ia lebih sibuk dalam mencari nafkah.
karena dalam kehidupan sehari-hari sangat banyak ayah yang
sukses dalam mendidik (tarbiyah) anak. Tapi kalau mengasuh (hadhanah) anak,
memang itu jagonya bunda ✅
2⃣ Bunda Juliana - Muntok Bangka Barat
Assalamu'alaikum Ustadz..
Apa akibat bila terabaikannya pendidikan oleh ayah..
⏩ Bunda Juliana yang baik, jika
ayah mengabaikan pendidikan anak, maka resikonya adalah :
1. Struktur ego anak menjadi lemah. Ia kurang mandiri, mudah
terpengaruh, tak berani tampil beda, kurang tegas dsb.
2. Bunda dalam mendidik anak tak mendapatkan pendampingan
dan saran-saran, sehingga bunda sangat mungkin keliru dalam mendidik anak dan
putus asa
3. Anak menjadi sosok yang kurang mengembangkan daya pikir,
seperti memecahkan masalah, mengambil keputusan, analisis resiko
4. Anak menjadi lemah pada sisi-sisi maskulinitas, seperti
keberanian, ketegasan, nyali dalam pengambilan resiko, kesanggupan untuk
menolak dsb. Bukankah anak perempuanpun butuh dimensi maskulinitas.
5. Kurang tangguh dalam daya juang untuk menghadapi
tekanan-tekanan hidup, menghadapi fluktuasi hidup dsb. ✅
3⃣ Riana Hardiyanti - Lahat Sumsel
Assalamualaikum ustad bagaimana klau anak dari 0- 4 th
dominan dg ibunya karena LDR, walaupun bonding terbentuk dg baik dg ayah tp
ternyata ketika berkumpul utuh, anak masih lebih patuh sama ibunya saja,
padahal sudah 4 th berkumpul. Bagaimana cara anak2 juga bisa patuh dg ayah, tdk
dominan di ibu saja?
⏩ Bunda Riana dari Lahat, kalau
anak usia 0 sd 7 tahun memang seharusnya lebih dekat dengan ibunya, baik anak
laki-laki maupun anak perempuan. Jadi, nggak ada yang salah jika dia lebih
menurut pada ibunya. Pada usia ini tugas ayah adalah memenuhi hak-hak anak. ✅
4⃣ NN - Kalimantan
1. Ustadz, secara teknis peran apa saja yang harus suami
kuasai
dalam aktivitas harian mendidik anak ? Apakah ada perbedaan
untuk anak perempuan dan laki-laki?
2. Ustadz, bagaimana cara membangun kesadaran suami untuk
turut serta dalam pendidikan anak jika dari dalam dirinya enggan untuk belajar.
Selama ini saya yang belajar dan sibuk memperbaiki diri agar pantas menjadi
pendidik anak2. Walaupun sebenarnya apa yg saya pelajari selalu sy sampai kan
dan diterima dengan baik. Jadi kebanyakan saya yang mengarahkan bukan suami.
📌 Pertanyaan senada
dari:
1. *Erina Juliati-Bengkulu*
Assalamua'laikum...
Ustadz, bagaimana solusinya bila suami kita tdk pnya bnyak
wktu utk berinteraksi dg anak2. Plg krja dah mlm dan banyk kata2 'tidak boleh'nya
ke anak2. Blm satu visi dlm mendidik anak, shngga anak krg dekat dg ayahnya.
2. *Bunda Fitri-Semarang*
Bagaimana cara mengajak ayah yang kurang care dan tidak
punya visi dlm mendidik anak dan seringkali lebih sibuk dg gadget nya ..
3. *Bunda Khauli-Siak*
Assalamualaikum Ustadz...
bagaimana memberi pengertian kepada pasangan kalau ayahlah
yang berperan dalam pendidikan anak dan bisa menyeimbangkan waktu antara
pekerjaan, keluarga dan pribadi?
⏩ NN dari Kalimantan serta bunda
bunda sekalian:
1. Peran ayah dalam pendidikan anak :
- Penanggung jawab utama pendidikan anak
- Desainer visi, misi dan strategi pendidikan
- Konsultan pendidikan bagi bunda
- Pembangun maskulinitas
- Pembentuk sistem dan pola pikir
- Penegak profesionalisme
- Pembentuk daya juang
- Pembentuk ego dan individualitas
- Sang Raja Tega
2. Tolong sampaikan pada suami bahwa :
"Yang kelak akan ditanyakan Allah tentang
pentanggungjawaban pendidikan anak-anak bukanlah istri, tapi suami"
"Suami yang tak ikut mendidik anak-anaknya, berarti tak
akan mendapatkan doa anak shaleh. Karena syarat untuk mendapatkan doa anak
shaleh adalah : mendidiknya di waktu kecil" ✅
5⃣ Ratna Palupi - Jogja
Assalamualaikum ustad.. Bagaimana caranya membuat sosok ayah
sebagai figur yg tegas dan selalu dirindukan anak2 di antara kesibukannya yg
luar biasa?
⏩ Bunda Ratna Palupi dari Jogja
:
Kalau kesibukan yang luar biasa itu telah menyebabkan ayah
tak sempat mendidik anak-anaknya, maka itu adalah kesibukan yang keliru.
Banyak ayah yang berkata "Aku sibuk mencari nafkah demi
keluargaku". Anehnya, yang pertama kali jadi korban justru keluarga.
Untuk itu, ajak para ayah untuk smart mencari nafkah :
carilah nafkah secepatnya dan secukupnya. Sisanya fokus dalam pendidikan
anak-anak. Perjalanan masih panjang. Toh jika anak-anak sudah aqil-baligh ayah
bisa lebih fokus dengan karir dan kesejahteraan.
jangan terlalu terburu-buru ingin punya rumah, mobil dsb.
sehingga harus jungkir balik luar biasa untuk mencari nafkah. Ambisi-ambisi
ayahlah yang sebenarnya membuat ia sibuk, bukan kebutuhan keluarganya ✅
6⃣ Misrawati - palembang
Assalamuaalaikum ust..
Bisa lebih dispesifikkan lagi gak ya ust. maksudnya ayah
sebagai pendidik utama dan ibu sebagai pelaksana itu seperti apa.
dan bagaimana penerapannya?. dan apa yg harus dilakukan ibu
jika si ayah belum terlibat penuh dalam pendidikan anak2nya (biar tidak
terkesan menuntut dan menggurui). terimakasih ust. atas jawabannya
📌Pertanyaan senada dari:
*Mela Karmila-Bandung*
Assalamualaikum ustadz...boleh dijelaskan lbh lagi maksud
ayah sbg pendidik dan ibu sbg pelaksana harian.
Jazakumullah khairon khatsiro ustadz
⏩ Bunda Misrawati dari Palembang
dan bunda Mela dari Bandung :
Contoh sederhananya adalah seperti sekolah : Kepala Sekolah
(Principal) adalah penanggung jawab pendidikan, sedangkan guru adalah pelaksana
harian.
Ayah kan tak mungkin menjadi pelaksana harian, karena ia
punya kesibukan yang banyak di luar rumah. Bahkan boleh jadi ia berhari-hari
harus ke luar kota.
Namun ia kan harus mengarahkan, membimbing dan
mengkonsultani bunda untuk mendidik anak-anaknya.
Ingat, anak itu dinasabkan kepada ayahnya, bukan kepada
bundanya. Sehingga kelak yang akan Allah mintai pertanggungjawaban tentang
anak-anak adalah ayahnya.
Tentang yang harus dilakukan ibu terhadap ayah, silakan baca
jawaban no 4 ✅
*Tambahan dari ust. Aad*
🔹 Untuk itu, di beberapa
kota saya sudah mendirikan dan membimbing Majelis Luqmanul Hakim untuk para
ayah . Sudah saatnya di Jogja juga didirikan
🔹 Sebagai orang yang
berdomisili di Jogja, ada rasa bersalah jika saya tak mendirikan majelis ini di
Jogja
*Jawaban susulan setelah kulwap*
7⃣ Bunda Eka - Palembang
Bagaimana ya caranya memisahkan anak kita dg teman yg
membawa pengaruh buruk ?
Trimakasih sblmnya
⏩ Bunda Eka di Palembang :
Jangan pisahkan anak dari temannya. Jika mereka membawa
pengaruh buruk, berikan imunisasi moral pada anak-anak kita agar ia tak mudah
terpengaruh. Justru teman buruklah yang akan membuat anak-anak kita imun secara
moral.
Nah, jika anak kita pulang membawa pengaruh buruk dari
temannya, tugas kitalah untuk "mengobatinya"
Boleh jadi anak kita mendapatkan satu pengaruh buruk, tapi
ia menebar seratus pengaruh baik. Bukankah itu positif ?
Yang penting ajari anak kita agar teman-teman yang
memberikan pengaruh buruk itu tak dijadikan teman dekat (bithanah) ✅
8⃣ Ayah Rocky-Bandung. Ustadz, mohon di jelaskan ttg ayah
yang sebaiknya cerdas mencari nafkah. Terima kasih.
⏩ Ayah Rocky dari Bandung.
Ayah yang cerdas mencari nafkah adalah ayah yang mampu
memenuhi nafkah keluarga dalam waktu sesingkat mungkin, sehingga waktu yang
tersedia untuk mendidik anak menjadi lebih banyak
Ayah tersebut juga lebih fokus untuk mendidik anaknya
daripada mengejar jenjang karir, kenaikan gaji, punya rumah, mobil, kemapanan
finansial dsb.
Bagi ayah tersebut, kemapanan-kemapanan sosial, finansial
atau material baru akan dia kejar di atas usia 40 tahun ✅
9⃣ Ayah R.Adi-Cianjur.
Assalamu'alaikum. Ustadz, mohon dijelaskan indikator
keberhasilan dan kegagalan seorang ayah dalam mendidik anak.
Syukran.
⏩ Ayah R. Adi dari Cianjur.
Indikator ayah yang gagal dalam mendidik anak adalah :
- Ayah yang gagal memberikan visi, misi dan strategi
pendidikan anak pada istrinya.
- Ayah yang gagal atau tak punya waktu dalam memberikan
jalan keluar pada istri tentang masalah pendidikan anak.
- Ayah yang gagal membangun ketegasan dalam dirinya saat
harus mendidik anaknya dengan sesuatu yang "keras" dan
"tega"
- Ayah yang gagal membangun kedewasaan mental (aqil) anak
pada waktunya, seperti kemandirian, tanggung jawab, pengambilan keputusan dsb,
yaitu bersamaan dengan saat anak telah dewasa secara seksual (baligh)
- Ayah yang gagal membangun kekuatan ego anak, seperti
pemahaman diri, kepercayaan diri, keberanian untuk berbeda, kemampuan untuk
berkata "tidak" dsb. ✅
🔟 *Bunda
Latifah-Kebumen*
Apakah dalam mempraktekkan HE mutlak peran ayah dibutuhkan?
Bgmn kalau ayah hanya mendukung, konsep dan pelaksana adalah ibu? Terimakasih.
2. *Bunda Nauli-Bogor* Assalamualaikum. Bagaimana gambaran
peran ayah di dalam keluarga?. (Konsep dan praktisnya).
⏩ Silahkan lihat jawaban no 4⃣
(1) dan 6⃣ ya bu ✅
----------------------------
Demikian ayah bunda kulwap kita kali ini, semoga Allah swt
semakin memampukan kita menjadi ayah bunda yang semestinya. Aamiin
Komentar
Posting Komentar